Senin, 29 Desember 2008

ngilangin suntuk..

Rossa feat. Pasha Ungu - Terlanjur Cinta


waktu bergulir lambat

merantai langkah perjalanan kita

berjuta cerita terukir dalam

menjadi sebuah dilema


mengertikah engkau

perasaanku tak terhapuskan


malam menangis

tetes embun membasahi mata hatiku

mencoba bertahan di atas puing-puing

cinta yang tlah rapuh


apa yang ku genggam

tak mudah untuk aku lepaskan


reff:

aku terlanjur cinta kepadamu

dan tlah kuberikan seluruh hatiku

tapi mengapa baru kini kau pertanyakan cintaku


aku pun tak mengerti yang terjadi

apa salah dan kurang ku padamu

kini terlambat sudah untuk dipersalahkan

karna sekali cinta, aku tetap cinta


mencoba bertahan di atas puing-puing

cinta yang tlah rapuh


apa yang ku genggam

tak mudah untuk aku lepaskan


repeat reff



Lirik lagu Rossa feat. Pasha Ungu - Terlanjur Cinta ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 Rossa feat. Pasha Ungu - Terlanjur Cinta.

Minggu, 02 November 2008

Tuhan Maha Sempurna

Satu hal yang kupikirkan selama ini adalah mengapa Tuhan menampakkan dirinya padaku saat kuminta pertimbanganNya? Jikalau memang dirinya harus menjadi milikku,mengapa masih Dia hadapkan cobaan padaKu? Mengapa tidak Dia mudahkan urusanku?

Lama kuberpikir dengan segala kesalku, kecewaku, sedihku dan sakit hatiku. Akhirnya Tuhan memberiku kesadaran bahwa
"Tiada yang salah dengan semua ini. Tuhan tak mungkin berbuat salah. Tuhan pasti punya suatu rencana besar untuk diriku. Yang mungkin saja bisa membuat kami lebih baik daripada saat ini. Kesalahan terjadi pada diriku jika aku tak bisa menerima ini semua. Aku percaya pada Tuhan. Aku tetap memujaNya dengan segala kesempurnaanNya dalam mengatur hidupku, meski terasa menyakitkan buatku"

Aku selalu ingat sebuah kata bijak yang berbunyi:

"Bukan urusanku memikirkan diriku sendiri.
Urusanku adalah memikirkan Tuhanku.
Biarlah Tuhanku yang memikirkan diriku."

Biarlah aku menanggung kepedihan. Aku akan tetap memujaNya dan mengagungkanNya. Suatu keberhasilan tak selamanya harus diraih dengan kemudahan. Mungkin ini cobaan untuk menguatkan hatiku agar tetap berpendirian teguh. Aku akan tetap mengharapkan dirinya. Ku persembahkan setiap pengorbananku untuk mendapatkan dirinya.

Kini diriku bisa melewati hari dengan tersenyum. Aku berterima kasih pada Tuhan masih menuntunku pada kebenaran. Aku berterima kasih pada Tuhan untuk semuanya.

Aku hanya manusia biasa yang tak sempurna. Kepasrahanku tidaklah total. Sakit itu akan terus membekas. Tapi seiring berjalannya waktu, ku tetap mengharap kebaikan dari Tuhan untuk memilihkan jalan yang terbaik buat kami berdua.

Kamis, 16 Oktober 2008

Ucapan makasihku..

akhirnya yang aku tunggu dah jadi kenyataan. tapi senengnya cuma sesaat coz tantangan hidup yang sebenarnya baru dimulai...untunglah masih banyak orang didekatku yang selalu memberi dukungan terutama kekasihku tercinta dan tersayang. Bahagia sekali aku jadi bagian dari dirinya, semoga hingga tua nanti kita dapat bersama. punya banyak anak, cucu, cicit yang imut2 kayak aku!hehe..aku selalu berdoa buatnya semoga cepat selesai studinya dan kerjanya tambah lancar, amin..love U much. mmmuuahh.....

Selasa, 14 Oktober 2008

Melangkah ke depan

Kini salah satu dari kami telah siap menghadapi dunia luar. Tak berdayanya diriku, membuatku tak bisa menemani setiap langkahnya. Ku hanya bisa berdoa, tiap langkah yang dia ambil adalah langkah terbaik untuk mencapai kebahagiaannya.
Aku turut berbahagia atas kelulusannya. Kelulusan yang benar-benar dia usahakan selama 4 tahun ini. Bahkan sempat dia korbankan kebahagiaannya sendiri hanya untuk bisa keluar dari kampus yang dia tempati untuk menimba ilmu. Tiada kata yang bisa aku ungkapkan selain syukur dan selamat buat kekasihku tercinta.
Bersiaplah untuk terus menapaki arti hidup. Kehidupan di luar sana sangatlah kejam. Tetaplah berpegang teguh dan percaya pada Tuhan yang selama ini engkau sembah. Semoga kebahagiaan dan kesuksesan selalu menyertaimu. Amieeen. ^_^

Senin, 06 Oktober 2008

Awal Keterciptaan

Ketika satu hilang datang
Rasa tak bermakna kian menjelma
Terdiam hati tuk berpikir
Tenggelam dan terus tenggelam

Terciptalah harap yang membaur
Hati butuh pasangan
Hati butuh belaian

Kini dua hati tlah bersatu
Jikalau aral dan rintang berpihak
Kiranya waktu menentukan
Semoga tetap bersatu dan terus bersatu


Tamam